Anyang-anyangku April 22, 2010
Posted by rizal in kedokteran.trackback
Seorang Ibu datang bersama suaminya, tanpa sempet ketok2, si Ibu langsung mbludus berbaring di atas tempat tidur sambil meringis kesakitan memegangi perutnya. Kontan aja dokternya kaget. Wajahnya tampak pucat pasi menitikkan air mata, saking merintih menahan sakitnya. Menurut penuturan sang suami, sebelum ini istrinya mengeluh anyang-anyangen (bhs jawa, artinya: kencing sedikit-sedikit dan sering) disertai rasa nyeri saat kencing (dysuri).
Itulah contoh gambaran penyakit infeksi saluran kemih (ISK). Segitukah sakitnya? Tentu tiap kasus berbeda. Ada yang gejalanya minimal dan ada yang sampai guling2 gak karuan.
ISK/Infeksi Saluran Kemih adalah adanya infeksi oleh mikro-organisme dalam saluran kemih. Mikro-organisme sebagai penyebab ISK kebanyakan bakteri aerob. Selain itu ISK dapat disebabkan oleh virus dan jamur. tidak pandang bulu, dapat menimpa semua umur, pria maupun wanita. Angka kesakitan pada wanita lebih banyak dibanding pria.
Mengapa perempuan lebih rentan?
Dibandingkan laki-laki, perempuan ternyata lebih rentan terkena penyakit ini. Pasalnya, penyebabnya adalah saluran uretra (saluran yang menghubungkan kantung kemih ke lingkungan luar tubuh) perempuan lebih pendek (sekitar 3-5 centi meter). Berbeda dengan uretra laki-laki yang panjang, sehingga kuman sulit masuk.
Sebagian besar mikroorganisme memasuki saluran kemih dengan cara ascending, naik dari uretra ke kandung kemih. Dari sini akan terjadi infeksi jika tedapat ketidakseimbangan antara daya tahan tubuh dengan invasi kuman. Dimana daya tubuh menurun atau virulensi (keganasan) kuman meningkat sehingga terjadilah ISK.
G E J A L A
Tanda-tanda ISK tidak khas, sebagian diantaranya bahkan tanpa gejala. Biasanya, keluhan yang sering dijumpai antara lain:
Nyeri saat kencing (disuria)
Kencing sedikit-sedikit dan sering (polakisuria) *bhs jawa: anyang-anyangen*
Nyeri di atas tulang kemaluan atau perut bagian bawah (suprapubik)
Faktor Resiko
1. Kurang menjaga kebersihan dan kesehatan daerah seputar saluran kencing.
2. Cara cebok yang salah, yaitu dari belakang ke depan. Cara cebok seperti ini sama saja menarik kotoran dari belakang ke daerah saluran kencing.
3. Suka menahan kencing.
4. Tidak kencing sebelum melakukan “hubungan”. Biasanya hal ini banyak terjadi pada pasangan yang baru menikah, karena itu disebut honeymoon cystitis.
5. Memiliki riwayat penyakit kelamin.
6. Memiliki riwayat penyakit batu di daerah saluran kencing.
PEMERIKSAAN
Bagi yang mampu (banyak uang), bisa jadi pemeriksaan lengkap tidak menjadi masalah berarti. Masalah besar jika ISK menimpa pasien tak mampu, mahal sih, alih-alih mau periksa nan lengkap dengan biaya aduhai, untuk makan saja sulit.
Pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan penunjang lainnya adalah sebagai berikut:
Analisa Urin (urinalisis)
Pemeriksaan bakteri (bakteriologis)
Pemeriksaan kimia
Pemeriksaan penunjang lain meliputi: radiologis (rontgen), IVP (pielografi intra vena), USG dan Scanning. Pemeriksaan penunjang ini dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya batu atau kelainan lainnya.
PENGOBATAN
Prinsip pengobatan adalah memberantas (eradikasi) bakteri dengan antibiotika dan koreksi terhadap kelainan organ.
Tujuan pengobatan:
Menghilangkan bakteri penyebab ISK
Menanggulangi keluhan (gejala)
Mencegah kemungkinan gangguan organ (terutama ginjal)
Upaya di atas dilakukan dengan menggunakan obat yang sensitif, murah, aman, dan efek samping minimal.
Preventif
Pada dasarnya pertahan sistem saluran kemih yang paling baik adalah mekanisme wash out urine, yaitu aliran urine yang mampu membersihkan kuman-kuman yang ada dalam saluran urine. Supaya alirannya cukup dan mampu menjamin mekanisme washout berjalan, maka syaratnya (1) Jumlah urinenya cukup dan (2) tidak ada hambatan di saluran kemih.
Untuk itu minum air putih minimal 8 gelas atau 2, 5 liter setiap hari merupakan suatu kewajiban. Karena air putih dapat melancarkan air seni dan dapat mencegah timbulnya penyakit infeksi saluran kemih. Minuman ringan yang biasanya mengandung garam kurang baik dikonsumsi sebab dapat memperlambat buang air kecil.
Sementara, buah-buahan, sari buah, juice sangat baik untuk dikonsumsi sebab dapat melancarkan peredaran darah. Apabila bagian perut terasa sakit atau terasa terbakar, letakkan air hangat pada bagian perut yang sakit.
Selain itu biasakan jangan menahan pipis. Buang air seni dapat membantu mengeluarkan bakteri dari kandung kemih yang akan keluar bersama urin. Jarang pipis menyebabkan beberapa bakteri mendapat peluang untuk berkembang biak dengan cepat dalam kandung kemih dalam waktu singkat.
Dan yang penting juga bagi wanita perhatikan faktor resiko yang sudah disebut diatas, lalu pikirkan sendiri bagaimana cara mencegahnya, terutama dalam hal menjaga higienitas diri.
Semoga bermanfaat! Maaf kalo masih ada istilah medis yang membingungkan..^^
Komentar»
No comments yet — be the first.